SUMBER;https://www.kompasiana.com/laurakhalida/dahsyatnya-manfaat-bekatul-bagi-kesehatan_55003fdaa333117c6f510658
Manfaat Bekatul untuk
Kesehatan Tubuh
Apa yang terlintas di
benak kita ketika mendengar kata bekatul? Dedak, berbau tengik, limbah padi
yang apek, makanan ternak, kotor. Sebagian besar masyarakat menyamakan bekatul
dengan dedak. Padahal, bekatul dan dedak itu berbeda. Dedak adalah limbah
penggilingan/penumbukkan padi yang pertama. Sementara bekatul adalah sisa
penumbukkan/penggilingan padi kedua (kulit ari beras). Saat padi digiling,
kulit padi yang biasa kita kenal dengan gabah akan terpisah dari bulirnya.
Butiran nasi yang biasa kita makan disebut endosperma beras. Bekatul adalah
lapisan yang melapisi endosperma. Bubuk bekatul ini umumnya berwarna
cokelat muda dan memiliki rasa agak manis.
Huweleeeh,
Subhanallah kaaaan? Makanan yang selama ini mungkin kita remehkan, apalagi
pakan ternak! Apa lantas dengan mengkonsumsinya kita jadi turun derajat??? Pak
Drajat aja nggak merasa gituh kok *loh?* Pantesss ternak yang kita makan
sueger-sueger yak hehehe.
Sekarang, cara konsumsinya piye? geneh... kalau ada keluhan penyakit di atas bisa pagi dan sore (atau pagi, siang, sore) masing-masing 2 sdm dicampur air hangat atau teh juga bisa. Masalah rasa yang tidak biasa di lidah, bisa diakali misalnya campur susu non/low fat, madu, atau gula diyeeet.
Tapi kalau hanya untuk menjaga kesehatan, buat sarapan pagi ajah. Olga Lidya bilang *sok akrab* sejak sarapan itu, dia nggak cepat lapar. Baru jam makan siang benar-benar laper. Nah... bisa ngurangin potensi ngemil tuh.
Tapi dari mbah Google saya diberi tahu bisa diolah jadi kue atawa cookies juga. Asyik ya
Sekarang, cara konsumsinya piye? geneh... kalau ada keluhan penyakit di atas bisa pagi dan sore (atau pagi, siang, sore) masing-masing 2 sdm dicampur air hangat atau teh juga bisa. Masalah rasa yang tidak biasa di lidah, bisa diakali misalnya campur susu non/low fat, madu, atau gula diyeeet.
Tapi kalau hanya untuk menjaga kesehatan, buat sarapan pagi ajah. Olga Lidya bilang *sok akrab* sejak sarapan itu, dia nggak cepat lapar. Baru jam makan siang benar-benar laper. Nah... bisa ngurangin potensi ngemil tuh.
Tapi dari mbah Google saya diberi tahu bisa diolah jadi kue atawa cookies juga. Asyik ya
Kandungan Bekatul Padi
Berikut adalah
kandungan vitamin dalam bekatul padi dalam kadar, ppm (berat kering). Ppm (part
per milion) sama dengan mg/kg. Daftar ini bersumber dari Barber dan Benedito de
Barber, 1980.
- Vitamin A = 4,2
- Vitamin B1 (Tiamin) = 10,1 – 27,9
- Vitamin B2 (Riboflavin) = 1,7 – 3,4
- Vitamin B3 (Niasin) = 236 – 590
- Vitamin B12 = 0,005
- Vitamin E (tokoferol) = 149
- Biotin = 0,16 – 0,60
- Inositol = 4.627 – 9.270
- Piridoksin = 10,3 – 32,1
- Kolin = 1.279 – 1.700
- Asam Pantotenat = 27,7 – 71,3
- Asam Folat = 0,50 – 1,46
- p-Asam Aminobenzoat = 0,75
Cukup banyak bukan
kandungan bekatul ini? Namun bekatul juga mengandung bau yang kurang sedap,
kondisi ini timbul ketika bahannya sudah rusak. Perlu diketahui bahwa bekatul
mudah sekali rusak. Bau tengik akan menguap saat bekatul mengalami kerusakan.
Lalu, adakah cara untuk membuat bahan ini bisa tahan lama? Tentu ada!
Berikut beberapa cara mengawetkan bekatul :
- Sangrai – Menyangrai bekatul berarti menggorengnya tanpa minyak dengan terus diaduk kurang lebih selama sepuluh menit. Namun kita perlu hati-hati, lalai sedikit bekatul akan gosong atau warnanya jadi cokelat tua. Sebelum disangrai, jangan lupa pastikan bubuk bekatul sudah halus (disaring). Manfaat bekatul sangrai diantaranya, untuk campuran makanan kecil ataupun kue-kue kering (kue yang tidak perlu pengembangan).
- Menggunakan Sistem High Temperature Short Time – Ini teknologi yang efektif untuk mengawetkan bekatul. Namun, jarang dipakai karena biayanya lebih tinggi.
- Kukus – Caranya, bekatul di kukus selama tiga puluh menit kemudian barulah dikeringkan. Setelah bubuk bekatul benar-benar kering, baru didinginkan.
Bekatul ini banyak
digunakan untuk berbagai pengobatan penyakit. Berikut ini diantaranya :
1. Menurunkan
Kolesterol Jahat
Yang berperan penting
turunkan kolesterol adalah kandungan tokotrienol. Tokotrienol berfungsi
menghambat kerja enzim yang bisa menimbun kolesterol di tubuh. Bekatul juga
merupakan sumber serat pangan yang baik untuk memperlancar pencernaan.
Kemampuan serat pangan adalah mengikat asam empedu yang nantinya keluar bersama
dengan tinja.
Bila konsumsi serat
pangan terus menerus, asam empedu yang keluar bersama feses juga makin banyak.
Inilah yang memacu perubahan kolesterol menjadi asam empedu yang berdampak
pada menurunnya kadar kolesterol. Berikut ini jenis herbal anti kolesterol
lainnya :
2. Metabolisme Lemak
Pecahan lemak bekatul
terbukti dapat menurunkan jumlah lemak darah, baik pada manusia atau hewan.
3. Membuat Pencernaan
Jadi Sehat
Bekatul yang kaya serat
pangan (dietary fiber) akan memperlancar proses pencernaan. Herbal untuk
pencernaan yang sehat yaitu :
4. Baik Dikonsumsi
Penderita Diabetes
Seperti yang kita
ketahui, kandungan serat pangan pada bekatul sangat baik bagi penderita
diabetes. Dianjurkan untuk dijadikan pola makan harian. Saat konsumsi pertama
kali biasanya menimbulkan diare, tetapi tak usah khawatir. Karena kondisi ini
tidak akan berlangsung lama. Diabetes ini juga bisa ditangani dengan konsumsi :
- Manfaat kacang panjang
- Manfaat beras merah
- Manfaat pete
- Manfaat daun mangga
- Manfaat nasi Jagung
- Manfaat ubi jalar
5. Mengatasi Pengapuran
Pembuluh Darah
Vitamin B15 memiliki
struktur kimia Glucono-dimethy-lamino-acetic-acid. Kandungan
vitamin ini pun dapat mengatasi pengapuran pembuluh darah.
6. Baik Untuk Penderita
Autis
Pagamic acid yang biasa
kita kenal dengan vitamin B15 terkandung dalam bekatul, baik itu bekatul beras,
bekatul gandum, havermut, maupun jagung. Pada sebuah studi, bila kita rutin
memberikan pagamic acid 50-100 mg sehari tiga kali, bisa menyembuhkan penderita
autis.
7. Melawan Radikal
Bebas dan Kanker
Radikal bebas bisa
menyebabkan penuaan dini. Kandungan manfaat antioksidandalam
bekatul bermanfaat untuk melawan radikal bebas yang ada di tubuh kita. Selain
itu, bekatul yang kaya vitamin E (tokoferol dan tokotrienol) dapat memerangi
radikal bebas yang juga penyebab kanker. Tokotrienol sangat susah ditemukan,
namun sangat banyak dan hanya dalam bekatul bisa kita temukan.
8. Mengatasi Otot Pegal
Kembali pada kandungan
vitamin B15, apabila konsumsi vitamin tersebut sesuai dosisnya, maka akan
mencukupi kebutuhan oksigen bagi otot tubuh kita. Menimbunnya asam laktat dalam
tubuh menyebabkan pegal-pegal. Vitamin B15 dapat menetralkan asam laktat.
9. Kesehatan Jantung
Kandungan manfaat vitamin B,
yakni vitamin B15 pada bekatul berguna sebagai pembentuk asam amino tertentu
yang dapat mengatasi kurangnya oksigen di otot, termasuk otot jantung. Herbal
lainnya yang mampu menjaga kesehatan jantung, yakni :
10. Memperbaiki Fungsi
Hati
Vitamin B15 pada
bekatul pun dapat mengobati penyakit hati. Negara yang banyak mengkonsumsi
bekatul untuk beragam penyakit, salah satunya adalah Rusia.
11. Mengatasi Beri-Beri
Vitamin B1 yang banyak
terkandung dalam bekatul ini ampuh untuk pengobatan beri-beri. Terbukti pada
hewan (ayam) yang banyak makan beras yang digiling namun masih mengandung
bekatul, jarang sekali ditemukan tanda beri-beri.
12. Gangguan Saraf
Vitamin B1 dan B2 pada
bekatul bermanfaat untuk mencegah nyeri saraf. Konsumsi makanan berikut ini
juga mampu menyehatkan saraf :
3. Asma
Makan bekatul setiap
hari secara rutin, baik bagi penderita asma. Karena asmanya akan jarang kambuh.
Namun, ketika berhenti konsumsi bekatul asmanya dapat kambuh lagi. Vitamin B15
yang ada di bekatul dapat memancing pembentukan zat anti asma.
13. Ramah di tubuh
Bekatul tidak
mengandung bahan berbahaya seperti pewarna, pemanis, maupun pengawet, jadi
sangat aman dikonsumsi.
14. Meningkatkan
Kekebalan Tubuh
Seperti yang sudah dibahas, kekebalan tubuh berkaitan erat
dengan antioksidan. Bekatul memiliki kandungan antioksidan luar biasa (super
antioksidan) yang tentunya jika dikonsumsi secara benar dan teratur akan
mendukung kekebalan tubuh kita. Konsumsi makanan berikut ini juga mampu
menunjang kekebalan tubuh, seperti :
- Manfaat cacing tanah
- Manfaat wortel
- Manfaat air kelapa
- Manfaat omega 9
- Manfaat air lemon
- Manfaat teratai salju
- Manfaat lobster
- Manfaat hati sapi
Tips Konsumsi Bekatul
Masyarakat pedesaan
jaman dulu menggunakan lesung untuk menumbuk padi, sehingga bekatulnya masih
menempel di bulir beras. Nasi yang masih terdapat kandungan bekatul tersebut
mereka konsumsi setiap hari. Jadi tidak heran kalau orang desa jaman dahulu
tahan terhadap berbagai penyakit, dan staminanya tangguh. Bekatul pun banyak
dipakai untuk makanan selingan (makanan tambahan) seperti pepes atau ditambah
ke bubur.
Berikut ini cara
konsumsi bekatul yang sehat :
1. Obesitas
(kegemukan) : sehari tiga kali, dua sendok makan penuh (munjung) gunakan gula
rendah kalori.
2. Makanan
pendamping obat dokter. Bagi yang sedang dalam perawatan (pengobatan) boleh
konsumsi bekatul dengan tetap makan obat dari dokter. Makanlah bekatul sehari
dua kali sebanyak satu sendok makan (30 gram). Yaitu pagi satu sendok dan sore
hari satu sendok.
3. Stamina
tubuh : sehari satu sendok makan (30 gram), seduh dengan segelas air panas.
Campuran Bekatul dalam
Masakan :
- Bekatul dapat ditambahkan dengan tepung terigu untuk meningkatkan kadar serat pangannya. Campuran ini sangat baik untuk pembuatan roti manis, roti kering, bolu kukus, kulit dadar gulung, dan makanan lain yang menggunakan terigu.
- Bekatul dapat dicampurkan dalam tepung beras yang akan diolah menjadi beragam makanan lezat seperti kue cucur.
- Bekatul pun bisa dicampurkan ke dalam sup, bubur kacang hijau, susu cokelat, santan kelapa.
Efek Samping Makan
Bekatul
1. Dapat
menyebabkan diare saat pertama kali mengkonsumsinya.
2. Terkadang
susah buang air besar jika terlalu banyak memakannya (kasus yang jarang) karena
itu perbanyak buah-buahan dan sayuran.
3. Hati-hati
bagi penderita maag, makan bekatul langsung banyak bisa menyebabkan mual.
Makanlah bekatul encer atau ditambah dengan makanan lainnya (misal : agar-agar,
sup, bubur). Jika konsumsinya benar, maag bisa mereda.
Namun seiiring
perkembangan jaman, masyarakat desa sekarang tidak lagi memakai lesung untuk
menumbuk padi. Sudah ada alat penggilingan padi yang lebih praktis, cepat, dan
murah. Proses penggilingan tidak akan menyisakan bekatul di bulir padi.
Akhirnya, limbah dari
penggilingan padi yang berupa dedak dan bekatul dijual hanya untuk makanan
ternak saja. Karena itulah orang desa tidak lagi ada perbedaan dengan
masyarakat kota yang rentan terhadap berbagai penyakit kronis seperti, sakit
jantung, hipertensi, diabetes, hati, kolesterol. Bekatul adalah bahan
pangan yang kaya gizi, maka konsumsilah dengan teratur. Agar mendapat hasil
yang maksimal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar